
Rabu, 02 Agustus 2023
Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives
Bagikan:
Membeli mobil second yang tepat bisa menjadi tugas menantang, terutama ketika harus mempertimbangkan faktor standar kilometer mobil bekas yang telah ditempuh oleh kendaraan tersebut.
Ya, mengecek odometer mobil bekas seringkali menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli. Bukan tanpa alasan, sebab jumlah kilometer dipercaya bisa memberikan gambaran tentang seberapa jauh kendaraan tersebut telah digunakan yang pada akhirnya mempengaruhi performa mobil.
Namun, yang sering menjadi pertanyaan yaitu berapa standar kilometer mobil bekas yang normal? Nah, untuk mengetahui hal ini, Sobat Setir bisa simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Berapa Standar Kilometer Mobil Bekas?
Sumber : unsplash
Standar kilometer ideal mobil bekas tentunya bisa berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti usia kendaraan dan fungsi penggunaan kendaraan (pribadi atau umum).
Untuk jenis kendaraan mobil pribadi dengan usia satu tahun, standar kilometer normalnya yaitu berkisar antara 15.000-20.000 km.
Sementara itu, untuk jenis kendaraan mobil pribadi dengan usia lima tahun, standar kilometer normalnya yaitu berkisar antara 75.000-100.000 km.
Itu artinya, jika Sobat Setir menemukan kandidat mobil bekas dengan kilometer di atas angka standar normal, maka kemungkinan besar mobil tersebut sering dipakai oleh pemilik sebelumnya atau bisa juga karena digunakan sebagai kendaraan umum (taksi) atau operasional bisnis/perusahaan.
Kendati demikian, angka kilometer mobil bekas per tahun yang rendah juga tidak selalu bisa dijadikan patokan dan jaminan bahwa performa kendaraan tersebut masih dalam kondisi prima.
Hal ini dikarenakan perawatan dan pemeliharaan kendaraan secara berkala masih menjadi salah satu faktor penting dan utama yang dapat mempengaruhi performa mobil secara keseluruhan.
Oleh karena itu, penting bagi Sobat Setir untuk tetap selalu memperhatikan riwayat servis dan perawatan mobil bekas yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya.
Selain itu, alasan lainnya untuk tidak selalu berpatokan pada angka odometer saat membeli mobil bekas yaitu dikarenakan maraknya praktik rekayasa odometer mobil bekas oleh pihak tak bertanggung jawab.
Risiko Beli Mobil Bekas dengan Kilometer Tinggi
Sumber : wallpapercave.com
Meski tidak selalu berarti buruk, tapi perlu kamu ketahui juga bahwa mobil yang memiliki angka kilometer tinggi melebihi standarnya, umumnya lebih berisiko mengalami penurunan performa.
Tak hanya itu, biaya perawatan dan pemeliharaan kendaraan di masa depan juga berpotensi lebih mahal karena mungkin saja ada komponen yang perlu diganti.
Untuk lebih jelas dan lengkapnya, berikut adalah beberapa risiko membeli mobil bekas kilometer tinggi yang penting untuk kamu jadikan bahan pertimbangan.
-
Turun Mesin
Turun mesin atau overhaul adalah salah satu potensi risiko ketika kamu memilih membeli mobil bekas dengan kilometer tinggi.
Sebagai informasi, overhaul adalah jenis servis berat yang dilakukan pada mesin mobil apabila mengalami kerusakan akibat penggunaan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Perbaikan mobil ini umumnya menjadi kekhawatiran terbesar para pemilik kendaraan karena biayanya yang sangat besar bahkan bisa mencapai Rp5 jutaan.
-
Kualitas interior menurun
Interior yang masih bagus tentunya bisa membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.
Sayangnya, pada mobil bekas terutama yang memiliki kilometer tinggi akibat usia pakai kendaraan, biasanya memiliki kualitas interior yang cenderung sudah tidak bagus lagi.
Mulai dari kondisi jok mobil yang sudah tidak empuk, kulit setir mobil yang mengelupas, door trim mengalami keausan, dan lainnya.
-
Penggantian komponen
Tidak jarang mobil bekas yang memiliki angka kilometer tinggi juga memerlukan perbaikan atau penggantian beberapa komponen agar performanya tetap maksimal.
Penggantian komponen ini bisa beragam, mulai dari komponen pada sistem kelistrikan dan aksesoris, sistem pendingin mobil, sistem bahan bakar, komponen pada mesin mobil, dan lainnya.
-
Biaya perbaikan dan perawatan tinggi
Risiko yang paling mungkin dialami oleh mereka yang membeli mobil bekas kilometer tinggi yaitu biaya perbaikan dan perawatan yang relatif mahal.
Hal ini dikarenakan biasanya ada beberapa komponen atau suku cadang yang perlu diperbaiki atau bahkan diganti untuk mengembalikan performa mesin mobil ke kondisi primanya.
-
Nilai jual rendah
Umumnya, mobil bekas dengan angka kilometer tinggi memiliki nilai jual yang lebih rendah dibandingkan dengan mobil bekas yang memiliki jarak tempuh rendah.
Alasannya tentu saja karena mobil dengan kilometer tinggi dianggap lebih berpotensi mengalami penurunan performa mesin.
Oleh karena itu, jika kamu berniat untuk nantinya menjual kembali mobil yang dibeli, sebaiknya hindari membeli mobil bekas dengan odometer tinggi.
Demikian informasi terkait standar kilometer mobil bekas yang normal beserta berbagai potensi risiko dari membeli mobil bekas dengan kilometer tinggi.
Seperti yang kita tahu, membeli mobil bekas sering kali tidaklah semudah kedengarannya. Tapi, tenang! Setir Kanan dapat kamu andalkan untuk mencari mobil bekas dengan harga terjangkau.
Melalui Setir Kanan, Sobat Setir dapat memilih berbagai pilihan mobil bekas harga cerdas dari berbagai merek dengan angka kilometer rendah dan tahun muda. Tidak hanya itu, Setir Kanan juga menyediakan layanan tukar tambah bagi kamu yang ingin ganti mobil dengan harga yang lebih terjangkau.
Tunggu apalagi? Yuk, kunjungi Setir Kanan sekarang juga!
Tag Artikel:
Rekomendasi Artikel
Rabu, 04 Maret 2026
Kredit Calya Bekas Kendari, Cicilan Rp70 Ribuan/Hari di Setir Kanan
Test Drive Artinya Apa? Ini Tipsnya Sebelum Beli Mobil
Kamis, 03 Agustus 2023
Perhatikan Marka Jalan Raya agar Selamat Berkendara! Cari Tahu Arti dan Fungsinya
Selasa, 04 Juni 2024
Harga Hilux Double Cabin Bekas Terbaru & Simulasi Kredit di Setir Kanan!
Selasa, 03 Maret 2026
Cara Cek BPKB Online Asli Atau Palsu Saat Beli Mobil Bekas
Rabu, 02 Agustus 2023
Ingin Pasang Alat Penghemat BBM Mobil? Perhatikan Hal Ini!
Senin, 25 September 2023
Informasi Terkini
Lihat semuaRabu, 26 Juni 2024
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?
Selasa, 25 Juni 2024
SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500
Senin, 24 Juni 2024
Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream
Senin, 24 Juni 2024