.jpg&w=3840&q=75)
Rabu, 04 Januari 2023
Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives
Bagikan:
Kerusakan pada mobil Honda biasanya disebabkan oleh adanya masalah pada spare part atau suku cadangnya. Terkadang, kerusakan bisa diatasi dengan perbaikan. Namun, dalam kasus kerusakan yang parah, maka mobil Honda Sobat Setir perlu diganti sparepart nya yang lama dengan spare part baru.
Apabila mobil diservis di bengkel resmi Honda, maka suku cadangnya bisa langsung disediakan oleh pihak bengkel. Tapi, kalau Kamu melakukan servis di bengkel umum, maka bengkel tersebut belum tentu memiliki suku cadang yang dibutuhkan, sehingga penggantian suku cadang memerlukan waktu lebih lama karena teknisi perlu mencari suku cadang tersebut terlebih dahulu.
Daftar Harga Sparepart Honda
Sumber: fjb.kaskus.co.id
Suku cadang mobil Honda dibagi atas dua jenis, yaitu spare part fast moving dan spare part slow moving. Spare part fast moving adalah jenis suku cadang yang lebih mudah rusak dan perlu diganti secara berkala. Sementara, spare part slow moving adalah jenis suku cadang yang lebih jarang dicari karena tidak perlu terlalu sering diganti. Berikut ini jenis dan daftar harganya.
1. Harga Sparepart Honda Fast Moving
Setiap tipe mobil Honda memiliki jenis suku cadang yang berbeda. Oleh sebab itu, harga setiap suku cadangnya juga bisa bervariasi. Tapi, secara garis besar, harga spare part fast moving mobil Honda adalah sebagai berikut:
Oli transmisi: Rp 315.000
Minyak rem: Rp 27.000
Busi: Rp 90.000
Saringan oli: Rp 41.000
Kampas rem depan: Rp 905.000
Kampas rem belakang: Rp 1.600.000
Saringan udara: Rp 160.000
Oli mesin 4 liter: Rp 395.000
Saringan AC: Rp 149.000
Saringan bensin: Rp 468.000
2. Harga Sparepart Honda Slow Moving
Untuk jenis spare part slow moving, biasanya harganya akan lebih mahal. Sebab, suku cadang yang diganti merupakan suku cadang besar. Meski lebih mahal, namun suku cadang jenis ini tidak perlu diganti terlalu sering. Berikut ini daftar harganya:
Aki mobil: Rp 805.000 - Rp 1.400.000
Bohlam LED headlamp: Rp 1.200.000
Kampas kopling: Rp 1.250.000
Shockbreaker: Rp 1.500.000
Cara Cek Sparepart Honda Asli atau Tidak
Bagi pemilik mobil Honda, disarankan untuk selalu menggunakan spare part pengganti yang asli dari pabrikan. Sebab, spare part buatan Honda sudah pasti kompatibel dan aman digunakan pada mobil Honda merek apapun. Hindari menggunakan spare part palsu untuk meminimalisir risiko kerusakan yang lebih parah.
Akan tetapi, saat ini banyak penjual suku cadang yang mengaku menjual suku cadang asli, namun sebenarnya barang yang dijual merupakan barang palsu. Oleh sebab itu, pemilik mobil bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum membeli spare part. Berikut ini cara cek sparepart Honda asli atau tidak.
Cek Keaslian Sparepart Honda Online
Cara pertama bisa dilakukan secara online melalui aplikasi untuk memindai barcode. Kamu bisa mengunduh aplikasi apapun, seperti aplikasi QR Code Reader atau QR Scanner. Bisa juga menggunakan kamera HP apabila kamera tersebut sudah dilengkapi dengan fitur untuk scan barcode. Lalu, gunakan kamera untuk scan barcode yang ada pada kemasan spare part.
Nantinya, akan muncul link yang mengarahkanmu untuk masuk ke situs berisi informasi resmi mengenai spare part tersebut. Informasi yang disebutkan meliputi nama merek spare part, spesifikasi, tanggal kemasan, dan asal produksi. Apabila hasil pemindaian tidak menampilkan informasi tersebut, artinya spare part tersebut merupakan spare part palsu.
Cek Keaslian Sparepart Honda Offline
Selain mengecek secara online dengan scan barcode, pengecekan bisa juga dilakukan secara offline, yaitu dengan memperhatikan kondisi produk suku cadang secara fisik. Coba perhatikan, apakah kemasan produk menampilkan nomor seri atau tidak. Suku cadang Honda resmi pasti sudah dilengkapi dengan nomor seri.
Selain itu, spare part asli dari Honda pasti ditempeli dengan stiker hologram di kemasan produknya. Jika tidak terlihat stiker hologram, kemungkinan besar spare part tersebut adalah spare part palsu. Perhatikan juga kondisi barcode di kemasan produk. Produk yang asli pasti akan memiliki barcode yang terlihat jelas dan mudah dipindai, tidak buram atau memudar.
Risiko jika Pakai Sparepart Honda Palsu
Banyak orang memilih untuk membeli suku cadang palsu karena dianggap lebih terjangkau. Hal ini memang benar, namun sebenarnya ada juga risiko yang perlu dihadapi apabila menggunakan suku cadang palsu. Berikut ini beberapa risiko pemakaian spare part Honda palsu yang perlu diwaspadai.
1. Jaminan Keselamatan Lebih Rendah
Suku cadang asli keluaran Honda sudah tersertifikasi dan melalui sejumlah proses pemeriksaan sebelum resmi dipasarkan. Jadi, keamanannya sudah sangat terjamin. Tidak demikian dengan suku cadang palsu yang tidak diketahui dengan pasti asal usulnya serta tidak ada jaminan bahwa suku cadang tersebut aman untuk digunakan.
2. Melanggar Hukum
Sebenarnya, membeli produk palsu termasuk sebagai tindakan yang melanggar hukum. Konsumen yang membeli produk imitasi terancam terkena hukuman atas dasar hukum pidana atau perdata. Apabila ada yang melaporkan terkait penggunaan barang palsu ini, maka Kamu bisa saja ikut terkena sanksinya.
3. Tidak Ada Garansi
Spare part resmi yang dipasarkan oleh Honda biasanya dilengkapi dengan fitur jaminan atau garansi. Dalam periode tertentu, apabila spare part tersebut mengalami kerusakan, maka pembeli bisa mendapatkan penggantian atau perbaikan spare part baru secara gratis. Namun, apabila Kamu membeli suku cadang palsu, tentunya fitur ini tidak dapat dinikmati.
4. Tidak Tahan Lama
Kebanyakan suku cadang imitasi atau palsu tidak memiliki daya tahan yang kuat seperti suku cadang asli dari Honda. Sehingga, setelah digunakan dalam waktu singkat, suku cadangnya lebih cepat rusak dan tidak tahan lama. Setelah rusak, Kamu pun perlu kembali melakukan servis atau mengganti spare part yang baru dan kembali mengeluarkan biaya tambahan.
Itulah beberapa risiko yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli suku cadang palsu. Lebih baik, gunakan spare part yang asli dari Honda agar kondisi mobil lebih terjamin dan keselamatan saat berkendara juga lebih terjaga.
Apabila kerusakan pada spare part sudah sangat parah, mungkin Kamu terpaksa mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk perbaikannya. Jika demikian, mungkin akan lebih baik untuk mempertimbangkan mengganti mobil lamamu dengan mobil bekas, karena harganya tak jauh berbeda dengan harga servis serta ganti sparepart Honda.
Dengan membeli mobil bekas, kamu tidak hanya mendapatkan harga yang lebih murah, tetapi juga memiliki nilai depresiasi yang lebih rendah, sehingga kamu dapat menjual kembali mobilmu dengan harga yang tidak jauh berbeda. Apabila tertarik untuk membeli mobil bekas dengan harga cerdas, kamu dapat mengunjungi SETIR KANAN. Di Setir Kanan, menyediakan berbagai pilihan mobil bekas dari berbagai merek dan jenis mobil. Setir Kanan juga menyediakan penawaran menarik dengan DP 0% atau 2 kali pembayaran angsuran di awal ditambah biaya admin (pada mobil bertanda khusus) dan cicilan yang murah, mulai dari 70 ribuan per hari kamu sudah dapat membawa pulang mobil bekas impianmu.
Yuk langsung cek aja di website Setir Kanan!
Rekomendasi Artikel
Rabu, 20 Agustus 2025
Wajib Cek! 5 Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti
Honda Brio 2021: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Harga
Senin, 07 April 2025
Honda WR-V 160 Juta, SUV Compact dengan Harga Terjangkau!
Jumat, 15 Agustus 2025
Airbag Mobil: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Kerjanya
Selasa, 25 April 2023
Harga Ban Mobil Avanza Berbagai Merek, Mulai dari Rp 500 Ribuan Aja!
Senin, 21 Juli 2025
Daftar Harga Mobil Honda Bekas Terbaru 2024
Selasa, 13 Februari 2024
Kenapa Honda CR-V 2010 Masih Diburu? Ini Alasannya!
Jumat, 15 Agustus 2025
5 Tips Dapatkan Sparepart Terbaik, Awas Spare Part Copotan!
Senin, 13 Februari 2023
Informasi Terkini
Lihat semuaRabu, 26 Juni 2024
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?
Selasa, 25 Juni 2024
SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500
Senin, 24 Juni 2024
Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream
Senin, 24 Juni 2024