
Senin, 20 April 2026
Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives
Bagikan:
Sobat Setir mungkin penasaran, kenapa Honda Brio jadi salah satu mobil city car paling diminati di Indonesia. Salah satu alasan utamanya adalah soal konsumsi bahan bakar yang super irit.
Di tengah harga BBM yang terus naik, punya mobil yang hemat bahan bakar menjadi sebuah keuntungan tersendiri, seperti Honda Brio ini.
Tapi, kira-kira apa yang membuat mesin Brio ini irit BBM sampai segitunya? Apakah karena ukuran mesinnya, atau ada teknologi canggih di baliknya?
Nah, dalam artikel ini kita akan bahas tuntas rahasia teknologi yang membuat konsumsi BBM Honda Brio ini jadi super irit.
Penasaran? Yuk, simak artikel ini sampai habis!
Iritnya Honda Brio Bukan Klaim Semata
Honda Brio dibekali mesin 1.2L i-VTEC yang membuat pembakaran mesin jadi lebih efisien. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga optimal dengan konsumsi bahan bakar yang terlalu besar.
Selain itu, bobot mobil yang ringan juga ambil andil dalam membuat Honda Brio menjadi irit BBM. Semakin ringan kendaraan, semakin kecil tenaga yang dibutuhkan untuk melaju, sehingga konsumsi BBM menjadi lebih hemat.
Dengan kombinasi ini, tentunya membuat mesin Brio irit BBM dan tetap responsif saat digunakan di jalanan.
Teknologi i-VTEC Punya Peran Penting
Sumber: Honda Indonesia
Kalau bicara soal mesin Honda yang irit, teknologi i-VTEC punya peran besar di dalamnya. Teknologi ini adalah evolusi dari VTEC yang sudah terkenal sejak tahun 90-an. Bedanya, i-VTEC punya huruf i yang berarti intelligent atau cerdas.
i-VTEC sendiri merupakan singkatan dari Intelligent Variable Valve Timing and Lift Electronic Control. Sistem ini bekerja dengan mengatur waktu buka-tutup katup serta tinggi bukaan katup sesuai dengan kondisi mesin dan gaya berkendara.
Cara Kerja i-VTEC di Mesin Brio
Sistem i-VTEC pada Honda Brio bekerja dengan mengatur timing katup secara otomatis sesuai dengan kondisi berkendara. Saat Sobat Setir lagi santai berkendara di dalam kota dengan kecepatan rendah, mesin akan beroperasi dengan bukaan katup yang lebih kecil.
Sebaliknya, saat Sobat Setir butuh tenaga ekstra misalnya saat sedang menyalip atau melalui jalan yang menanjak, sistem i-VTEC akan otomatis membuka katup lebih lebar untuk memberikan performa maksimal.
Keunggulan i-VTEC untuk Konsumsi BBM
Berkat i-VTEC, mesin 1200 cc pada Honda Brio mampu menghasilkan tenaga 90 PS dengan torsi maksimal 110 Nm. Yang lebih penting lagi, konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 21 kilometer per liter untuk kondisi berkendara kombinasi.
PGM-FI Sistem Injeksi Bahan Bakar Presisi
Selain i-VTEC, Honda Brio juga dilengkapi dengan sistem PGM-FI atau Programmed Fuel Injection. Teknologi ini mengatur penyemprotan bahan bakar ke ruang bakar dengan sangat presisi.
1. Sensor-Sensor Canggih yang Bekerja
Sistem PGM-FI pada Brio didukung berbagai sensor seperti sensor oksigen, suhu mesin, posisi throttle, hingga tekanan udara. Semua sensor ini bekerja mengirimkan data kondisi mesin secara real-time ke ECU.
ECU kemudian memproses data tersebut untuk menentukan jumlah bahan bakar yang disemprotkan dalam hitungan milidetik. Hasilnya, proses pembakaran jadi lebih optimal dan irit.
2. Peran ECU dalam Efisiensi BBM
ECU atau Electronic Control Unit menjadi pusat pengolahan data dari seluruh sensor. Dengan perhitungan yang akurat, ECU memastikan campuran bahan bakar dan udara selalu ideal di setiap kondisi berkendara.
3. Sistem Injeksi Digital
Dengan sistem injeksi yang presisi, Honda Brio menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Selain itu, mesin juga terasa lebih responsif saat digunakan.
Tidak ada lagi tenaga yang terasa tertahan atau konsumsi BBM yang boros akibat pembakaran yang tidak sempurna.
Desain Mesin Compact dan Ringan
Honda memang terkenal dengan kemampuannya membuat mesin yang compact namun bertenaga. Mesin 1200 cc pada Brio dirancang dengan material yang ringan seperti aluminium pada blok mesin dan kepala silinder.
Desain yang ringkas ini bukan cuma bikin mesin jadi lebih ringan tapi juga mengurangi gesekan internal yang bisa membuang energi.Dengan total bobot mobil yang hanya sekitar 900 kilogram, Honda Brio termasuk salah satu city car paling ringan di kelasnya.
Bobot yang ringan ini tentunya punya efek tersendiri ke efisiensi bahan bakar. Semakin ringan mobil, semakin sedikit energi yang dibutuhkan untuk menggerakkannya, dan otomatis konsumsi BBM pun jadi lebih hemat.
Material aluminium pada mesin juga membantu proses pendinginan yang lebih cepat dan efisien. Mesin yang tidak terlalu panas akan bekerja lebih optimal dan tahan lama. Ini juga berkontribusi pada stabilitas konsumsi bahan bakar dalam jangka panjang.
Transmisi CVT yang Halus dan Efisien
Untuk varian tertentu, Honda Brio dilengkapi dengan transmisi CVT atau Continuously Variable Transmission. Berbeda dengan transmisi konvensional, CVT bekerja secara seamless tanpa hentakan perpindahan gigi.
Keunggulan CVT untuk Konsumsi BBM
1. Rasio gigi selalu optimal: CVT secara otomatis menyesuaikan rasio gigi paling efisien di setiap kondisi berkendara.
2. Menjaga RPM tetap stabil: Saat akselerasi, mesin tetap berada di putaran yang efisien tanpa naik-turun drastis seperti transmisi biasa.
3. Konsumsi BBM lebih hemat: Karena kerja mesin lebih stabil, penggunaan bahan bakar jadi lebih efisien dan tidak boros.
4. Perpindahan gigi lebih halus: Tidak ada hentakan saat berkendara, sehingga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.
5. Perjalanan lebih smooth: Sobat Setir bisa menikmati perjalanan yang lebih mulus tanpa gangguan sentakan dari transmisi.
Faktor Pendukung Lain yang Membuat Mesin Brio Irit BBM
Selain mesin dan transmisi, ada beberapa faktor lain yang turut berperan dalam membuat Honda Brio semakin efisien dalam konsumsi bahan bakar.
1. Desain aerodinamika yang diperhitungkan
Meski terlihat simpel dan compact, desain eksterior Honda Brio sudah dirancang dengan mempertimbangkan aliran udara. Setiap lekukan bodi membantu mengurangi hambatan angin saat berkendara.
Drag coefficient yang rendah membuat mesin tidak perlu bekerja ekstra, terutama saat melaju di kecepatan tinggi seperti di jalan tol. Ditambah komponen pendukung yang rata ikut membantu meningkatkan efisiensi aerodinamika secara keseluruhan.
2. Ban dengan rolling resistance rendah
Honda Brio menggunakan ban yang dirancang untuk mengurangi hambatan gelinding, sehingga energi yang dibutuhkan untuk memutar roda jadi lebih kecil.
Ukuran ban yang digunakan juga sudah disesuaikan untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan, handling, dan efisiensi bahan bakar.
Kedua hal ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ternyata mampu memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap efisiensi bahan bakar Honda Brio dalam penggunaanya sehari-hari.
Cari unit Honda Brio? Temukan Ragam Pilihan Honda Brio DP 0% di Setir Kanan!
Setelah membahas berbagai teknologi yang membuat mesin Brio irit BBM, kini Sobat Setir bisa melihat bahwa efisiensi bahan bakar Honda Brio bukan sekadar klaim.
Mulai dari teknologi i-VTEC, sistem injeksi PGM-FI, hingga desain aerodinamis dan bobot yang ringan, semuanya bekerja saling mendukung untuk menghasilkan konsumsi BBM yang optimal pada Honda Brio.
Buat Sobat Setir yang sedang mencari mobil bekas dengan konsumsi BBM irit seperti Honda Brio, Setir Kanan punya banyak pilihan menarik. Tersedia pilihan unit Honda Brio bekas kondisi prima dengan promo DP 0% untuk unit bertanda khusus.
Selain itu, temukan juga beragam pilihan mobil bekas harga cerdas lainnya, mulai dari mobil keluarga hingga mobil untuk kebutuhan usaha dengan cicilan terjangkau mulai dari Rp 2 jutaan per bulan atau hanya sekitar Rp 70 ribu per hari
Sudah punya mobil dan ingin upgrade ke unit yang lebih hemat BBM seperti Honda Brio? Tersedia juga layanan Tukar Tambah. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan fitur simulasi kredit untuk menyesuaikan skema cicilan sebelum membeli unit
Jadi, tunggu apa lagi? Kunjungi website Setir Kanan sekarang dan temukan pilihan mobil yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Tag Artikel:
Rekomendasi Artikel
Selasa, 24 Februari 2026
Honda Brio Satya S CVT vs E CVT: Mana yang Worth It untuk Harian?
Kenapa Mobil Daihatsu Bisa Irit BBM? Ini Teknologi di Baliknya
Selasa, 21 April 2026
16 Part Mobil Daihatsu yang Sering Diganti & Waktu Idealnya
Selasa, 21 April 2026
Brio vs Ayla Bekas, Angsuran Mana yang Lebih Murah?
Selasa, 10 Februari 2026
6 Rekomendasi Mobil Daihatsu yang Irit BBM untuk Harian
Rabu, 04 Februari 2026
Service Mobil Berdasarkan KM vs Waktu, Mana yang Harus Diikuti?
Selasa, 21 April 2026
Informasi Terkini
Lihat semuaRabu, 26 Juni 2024
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?
Selasa, 25 Juni 2024
SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500
Senin, 24 Juni 2024
Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream
Senin, 24 Juni 2024



