facebook-pixel
Lelah Bolak Balik Bengkel? Pertimbangkan Untuk Ganti Mobil

Senin, 12 Oktober 2026

Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives

Bagikan:

Lelah Bolak Balik Bengkel? Pertimbangkan Untuk Ganti Mobil

Kendaraan andalan harian biasanya dipakai untuk  antar-jemput kerja, keperluan keluarga, sampai perjalanan luar kota namun mobil andalan ini lama-lama pasti menunjukkan tanda-tanda lelah. Bukan cuma soal usia, tapi soal seberapa keras kendaraan itu "bekerja" tiap hari.

Masalahnya, kendaraan yang sudah lelah biasanya nggak cuma butuh istirahat sesaat, tapi juga biaya perawatan yang semakin sering dan besar. Di titik ini, peremajaan unit bukan lagi soal gengsi, tapi soal hitungan logis mana yang lebih hemat dalam jangka panjang.

Tanda-Tanda Kendaraan Andalan Mulai "Lelah"

Selama mobil masih dalam masa servis terjadwal (biasanya di bawah 5 tahun atau 100.000 km), biaya perawatan umumnya masih bisa diprediksi karena mengikuti jadwal resmi dari pabrikan. Setelah melewati masa ini, situasinya mulai berubah.

Beberapa tanda kendaraan andalan sudah masuk fase "terlalu sering ke bengkel": kunjungan servis tidak lagi sesuai jadwal karena ada saja komponen yang tiba-tiba rusak, biaya per kunjungan mulai lebih besar dari biasanya, dan komponen vital seperti aki, kaki-kaki, atau AC mulai butuh penggantian di luar rencana. Kalau kondisi ini sudah sering terjadi, saatnya mulai menghitung total biayanya secara logis.

Semakin Sering Dipakai, Semakin Besar Juga Biaya Perawatannya

Selain usia mobil, intensitas pemakaian juga sangat mempengaruhi seberapa cepat biaya servis membengkak. Mobil yang dipakai harian untuk jarak jauh, kerja, atau angkutan penumpang/barang biasanya lebih cepat mencapai jarak tempuh yang memicu jadwal servis dengan rentang jarak dari 10.000 km sampai 100.000 km bisa tercapai jauh lebih cepat dibanding mobil yang jarang dipakai.

Semakin sering mobil digunakan, komponen seperti oli, kampas rem, ban, hingga kopling juga lebih cepat aus dan butuh penggantian lebih sering. Artinya, kalau Sobat Setir termasuk yang mobilnya jarang "istirahat", total biaya servis dalam setahun bisa jauh lebih besar dibanding perhitungan rata-rata yang sifatnya umum.

Ini jadi alasan tambahan kenapa membandingkan biaya servis dengan cicilan mobil baru jadi penting, terutama kalau kendaraan andalan Sobat Setir termasuk yang jam terbangnya tinggi.

Hitungan Logis: Biaya Servis Berulang vs Cicilan Mobil Baru

Berdasarkan data biaya servis resmi Honda, ada pola yang jelas: makin jauh jarak tempuh, semakin besar juga biaya servisnya. Berikut kisarannya untuk beberapa tipe populer:

Tipe Mobil

Servis 10.000 km

Servis 40.000 km

Service 80.000 km

Honda Jazz

±Rp1 juta

±Rp1,2 juta

±Rp3,5 juta

Honda Mobilio

±Rp1 juta

±Rp1,4-1,8 juta

±Rp1,9-2 juta

Honda BR-V

±Rp1,1 juta

±Rp1,4-1,8 juta

±Rp1,9-2,3 juta

Honda City

±Rp1,1-1,2 juta

±Rp1,5-2,1 juta

±Rp2,6-3 juta

Honda CR-V

±Rp1,4-1,7 juta

mulai Rp2,1 juta

mulai Rp2,2 juta

Nilai diatas merupakan nilai estimasi biaya, biaya servis kendaraan tetap akan disesuaikan dengan kondisi unit masing-masing.

Terlihat jelas, biaya servis di titik 80.000 km bisa 2–3 kali lipat lebih besar dibanding servis di 10.000 km. Ini pun baru biaya servis terjadwal belum termasuk perbaikan tak terduga di luar jadwal resmi, seperti aki, kampas rem, atau AC yang biasanya makin sering muncul seiring usia mobil.

Sebagai perbandingan, mobil baru seperti Honda Brio justru bisa memanfaatkan Paket Hemat resmi dari Honda, yang menawarkan potongan biaya servis hingga 24% untuk periode 4–8 tahun pertama (sampai 100.000 km). Artinya, biaya perawatan mobil baru jauh lebih terkontrol dan bisa diprediksi sejak awal, dibanding kendaraan andalan lama yang biayanya makin besar dan makin sering di luar dugaan.

Kenapa Honda Brio Jadi Pilihan Logis untuk Upgrade?

Honda Brio dikenal sebagai city car yang irit bahan bakar dan cocok untuk pemakaian harian, baik di dalam kota maupun luar kota. 

Ukurannya yang kompak juga memudahkan manuver di jalanan padat, sementara biaya perawatannya di awal pemakaian relatif terkendali karena masih bergaransi resmi. Berikut daftar harga Honda Brio terbaru:

Tipe

Harga OTR

Honda Brio Satya S CVT

Rp196.550.000

Honda Brio Satya E CVT

Rp221.250.000

Honda Brio RS MT

Rp267.050.000

Honda Brio RS CVT

Rp278.250.000

Sebagai gambaran cicilan, berikut simulasi kredit untuk tipe termurah (Honda Brio Satya S CVT) : 

Tenor

Bayar Pertama

Cicilan/Bulan

1 Tahun

Rp58.965.000

Rp11.465.417

2 Tahun

Rp58.965.000

Rp5.732.708

3 Tahun

Rp58.965.000

Rp3.821.806

4 Tahun

Rp58.965.000

Rp2.866.354

5 Tahun

Rp58.965.000

Rp2.293.083

Simulasi berdasarkan DP 30% dan asumsi bunga 0% (harga pokok dibagi rata tanpa bunga). 

Bayar Pertama = DP. Belum termasuk biaya admin, provisi, atau asuransi dari leasing. Untuk skema kredit resmi, cek Simulasi Kredit Honda Brio.

Cara Jual Mobil Lama di Setir Kanan untuk DP Mobil Baru !

Berikut langkah-langkah jual mobil lama di Setir Kanan sebelum upgrade ke Honda Brio:

1. Ajukan penilaian mobil: Isi data mobil lama Sobat Setir (merek, tahun, kondisi) lewat website atau hubungi WhatsApp admin Setir Kanan di 0811-1839-000.

2. Proses pengecekan unit: Tim Setir Kanan akan mengecek kondisi fisik, mesin, dan kelengkapan dokumen mobil.

3. Dapatkan penawaran harga: Setir Kanan akan memberikan penawaran harga berdasarkan hasil pengecekan.

4. Sepakati harga dan lengkapi dokumen: Kalau harga sudah sesuai, lanjutkan proses administrasi seperti BPKB, STNK, dan kwitansi jual-beli.

5. Dana cair ke rekening: Setelah semua dokumen selesai, dana hasil penjualan langsung ditransfer.

Setelah dana cair, Sobat Setir bebas menggunakannya sebagai modal awal atau DP untuk membeli Honda Brio baru dengan simulasi kredit. 

Butuh Uang DP untuk Unit Baru? Yuk Jual Mobil Bekas di Setir Kanan !

Kalau biaya servis kendaraan andalan Sobat Setir sudah mulai tidak terduga dan sering bikin kaget, mungkin ini saatnya mempertimbangkan upgrade. 

Lewat Setir Kanan, Sobat Setir bisa jual mobil lama dengan penilaian yang transparan di Setir Kanan, lalu memakai uangnya sebagai modal awal untuk Honda Brio baru.

Setiap transaksi Jual - Tukar Tambah mobil lama kamu juga didukung Jaminan Buyback, jadi Sobat Setir bisa lebih tenang saat memutuskan menjual mobil lama. 

Kalau masih ragu, coba dulu cek estimasi harga mobil bekas di Setir Kanan, lalu bandingkan dengan simulasi kredit Honda Brio di atas.

Yuk, mulai rencanakan upgrade ke Honda Brio bareng Setir Kanan sekarang!

FAQ

1. Apa itu Setir Kanan? Setir Kanan adalah dealer mobil bekas terpercaya yang menghadirkan kemudahan jual, beli, dan tukar tambah kendaraan.

2. Bagaimana cara membeli mobil bekas di Setir Kanan? Pilih unit di website Setir Kanan dan isi data diri, tim kami akan segera menghubungi kamu. Atau, langsung hubungi WhatsApp admin Setir Kanan di 0811-1839-000.

3. Apa yang dimaksud Bayar Pertama di Setir Kanan? Bayar Pertama adalah total biaya awal sebelum mobil dibawa pulang. Untuk promo DP 0%, biaya awal mencakup 2x angsuran + admin (otomatis memotong tenor). Untuk DP 10%, jumlah tenor angsuran tidak terpotong.

4. Apakah ada unit mobil bekas DP 0% di Setir Kanan? Ada! Kamu cukup bayar 2x angsuran + biaya admin di awal, dan sisa tenor cicilan akan otomatis berkurang.

 

5. Bagaimana cara mengecek update promo terbaru di Setir Kanan? Kamu bisa langsung mengecek promo terbaru Setir Kanan melalui website resmi di setirkanan.co.id/promo atau ikuti media sosial resmi kami di Instagram, TikTok, dan YouTube @setirkanan_official.


Informasi Terkini

Lihat semua
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?

Rabu, 26 Juni 2024

Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?

SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500

Selasa, 25 Juni 2024

SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500

Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream

Senin, 24 Juni 2024

Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream

VinFast Percepat Ekspansi di Asia Meski Pertumbuhan EV Melambat

Senin, 24 Juni 2024

VinFast Percepat Ekspansi di Asia Meski Pertumbuhan EV Melambat

Muat Berita Lainnya