
Rabu, 05 Juni 2024
Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives
Bagikan:
Sumber: inews.id
Bagi sebagian besar pengendara, kopling mobil sering dianggap sebagai komponen yang sederhana dan biasa saja. Namun, tahukah kamu bahwa kopling adalah elemen kunci yang menghubungkan tenaga mesin ke transmisi dan roda penggerak? Mari kita kupas tuntas komponen, fungsi, hingga cara perawatan kopling mobil yang baik dan benar!
Pengertian Kopling Mobil
Kopling mobil adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan jalur tenaga dari mesin ke transmisi. Dengan adanya kopling, pengendara dapat memindahkan gigi secara halus ketika mendaki atau mendaki, dan juga dapat mematikan tenaga mesin ke transmisi ketika mobil sedang berhenti, sehingga mesin tetap menyala.
Komponen di dalam kopling mobil
Kopling mobil terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:
Sumber: Montiro.id
1. Plat Penekan (Pressure Plate)
Plat penekan adalah komponen yang menekan plat kopling ke rumah kopling ketika pedal kopling diinjak. Ini menyebabkan plat kopling terlepas dari rumah kopling, memutuskan jalur tenaga dari mesin ke transmisi.
2. Plat Kopling (Clutch Disc)
Plat kopling adalah komponen yang berada di antara plat penekan dan rumah kopling. Plat kopling terbuat dari beberapa lempengan logam yang dilapisi dengan material gesek (friction lining) yang dapat meneruskan tenaga dari mesin ke transmisi ketika diapit oleh plat penekan dan rumah kopling.
3. Rumah Kopling (Flywheel)
Rumah kopling adalah komponen yang terpasang pada ujung poros engkol (crankshaft) mesin. Ketika plat kopling ditekan ke rumah kopling, maka tenaga dari mesin akan diteruskan ke transmisi.
4. Pelepas Kopling (Release Bearing)
Pelepas kopling adalah komponen yang berfungsi untuk menekan plat penekan sehingga plat kopling terlepas dari rumah kopling ketika pedal kopling diinjak.
5. Garpu Kopling (Clutch Fork)
Garpu kopling adalah komponen yang terhubung dengan batang kopling (clutch rod) dan pelepas kopling. Ketika pedal kopling diinjak, garpu kopling akan mendorong pelepas kopling sehingga menekan plat penekan.
6. Batang Kopling (Clutch Rod)
Batang kopling adalah komponen yang menghubungkan pedal kopling dengan garpu kopling, sehingga gerakan pedal kopling dapat diteruskan ke garpu kopling.
Baca juga: Cara Mudah Belajar Mobil Manual, Taklukkan Jalan Raya dan Tanjakan!
Fungsi dan Cara Kerja Kopling Mobil
Fungsi utama kopling mobil adalah untuk menghubungkan dan memutuskan jalur tenaga dari mesin ke transmisi secara halus dan terkendali. Tanpa adanya kopling, akan sangat sulit bagi pengemudi untuk memindahkan gigi atau menghidupkan kembali mobil dari kondisi berhenti, karena mesin harus dalam kondisi mati terlebih dahulu. Kopling juga membantu mengurangi beban mesin saat mobil sedang berhenti dengan memutuskan jalur tenaga ke roda.
Sumber: Fastnlow.net
Ketika pedal kopling ditekan, sebuah perangkat yang disebut diafragma akan menekan plat penekan melawan pegas diafragma. Hal ini menyebabkan plat penekan menarik diri dari disc kopling, memisahkan disc kopling dari flywheel mesin. Dengan demikian, putaran mesin tidak lagi ditransfer ke transmisi, memungkinkan pengendara untuk mengubah gigi dengan halus.
Saat pedal kopling dilepaskan, pegas diafragma akan mendorong plat penekan kembali ke arah disc kopling, mencengkeramnya erat dengan flywheel mesin. Gesekan antara disc kopling dan flywheel menyebabkan putaran mesin ditransfer ke transmisi, dan akhirnya ke roda penggerak.
Proses menghubungkan dan memutuskan putaran ini terjadi secara bertahap, bukan cara on/off. Saat pedal kopling dilepaskan perlahan, plat penekan akan bergeser secara progresif, menghubungkan putaran secara halus tanpa guncangan yang dapat merusak komponen transmisi.
Baca juga: Ini Perbedaan Oli Steering dan Oli Mesin Mobil, Jangan Tertukar!
Bagaimana Perawatan Kopling Mobil yang Baik dan Benar?
Perawatan kopling yang tepat sangat penting untuk menjaga performa dan umur panjang komponen ini. Berikut adalah beberapa tips perawatan kopling mobil yang baik dan benar:
Sumber: Suzuki
1. Gaya mengemudi
Hindari menginjak kopling terlalu lama saat berhenti atau berkendara lambat. Injakan kopling yang terlalu lama dapat menyebabkan keausan dini pada plat kopling. Jangan menggunakan kopling sebagai rem tambahan. Gunakan rem kaki untuk mengurangi kecepatan mobil.
Penggunaan kopling untuk memperlambat laju mobil dapat menyebabkan keausan cepat pada plat kopling. Jangan menginjak kopling saat tidak perlu, seperti saat menanjak atau menuruni tanjakan, gunakan gigi rendah yang sesuai untuk mempertahankan tenaga mesin.
2. Ganti minyak kopling dan lakukan penyetelan
Ganti minyak kopling sesuai dengan rekomendasi pabrikan, biasanya setiap 40.000-60.000 km atau 2-3 tahun sekali. Gunakan minyak kopling yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk memastikan kinerja dan umur pakai yang optimal.
Periksa tingkat kebebasan injakan kopling secara berkala. Jika terlalu longgar atau terlalu padat, lakukan penyetelan sesuai spesifikasi pabrikan. Penyetelan yang tidak tepat dapat menyebabkan gesekan berlebih atau tidak sempurnanya pemutusan tenaga, yang dapat memperpendek umur kopling.
3. Pemeliharaan sistem hidrolik kopling
Periksa selang hidrolik kopling untuk mencari kebocoran atau kerusakan. Ganti jika diperlukan. Ganti cairan hidrolik kopling sesuai dengan rekomendasi pabrikan, biasanya setiap 2-3 tahun sekali. Cairan hidrolik yang tercemar atau terdegradasi dapat menyebabkan masalah pada sistem hidrolik dan kinerja kopling yang buruk.
Jangan menggunakan kopling secara berlebihan pada kondisi berat, seperti menarik beban berat atau menanjak panjang. Hal ini dapat menyebabkan panas berlebih pada kopling. Biarkan kopling mendingin sebelum melanjutkan perjalanan setelah penggunaan berat. Panas berlebih dapat menyebabkan keausan cepat pada plat kopling dan komponen lainnya.
Dengan memperhatikan aspek-aspek perawatan ini, kamu bisa memaksimalkan umur pakai kopling mobil dan memastikan performa berkendara yang optimal. Jika kamu merasakan gejala masalah pada kopling, seperti sulit memindahkan gigi atau bunyi aneh, sebaiknya segera berkonsultasi dengan mekanik profesional untuk mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan yang tepat. Seperti memilih mekanik yang tepat, memilih mobil bekas juga harus yang tepat daan pasti. Jika kamu ingin mengganti mobil kamu dengan mobil bekas berkualitas harga cerdas, kamu kamu bisa mengunjungi Website Setir Kanan.
Di Setir Kanan, Kamu bisa mendapatkan mobil dengan DP 0% dengan unit yang bertanda khusus. Kamu bisa membawa pulang mobil bekas pilihanmu cukup dengan bayar pertama sejumlah dua kali angsuran dengan tanda khusus yang mana ini sudah termasuk biaya admin dan otomatis memotong waktu tenor kredit kamu. Kamu bisa mencicil unit yang kamu pilih hanya dengan seharga ngopi harian kamu atau dengan 70 ribuan saja yang setara 2 jutaan per bulan dengan unit yang bertanda khusus.
Segera kunjungi Website Setir Kanan dan dapatkan mobil impianmu sekarang juga!
Tag Artikel:
Rekomendasi Artikel
Kamis, 05 Februari 2026
Avanza vs Xenia Bekas: Lebih Murah Mana Cicilannya?
6 Rekomendasi Mobil Daihatsu yang Irit BBM untuk Harian
Rabu, 04 Februari 2026
EV Makin Dekat: Toyota Klaim Baterai Solid-State Lebih Cepat & Tahan Lama
Selasa, 03 Februari 2026
Daftar Mobil Baru di IIMS 2026, dari Veloz Hybrid hingga e-Vitara
Senin, 02 Februari 2026
Pajak Mobil Raize 2026: Daftar Biaya & Cara Hitung Lengkap
Jumat, 30 Januari 2026
Informasi Terkini
Lihat semuaRabu, 26 Juni 2024
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?
Selasa, 25 Juni 2024
SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500
Senin, 24 Juni 2024
Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream
Senin, 24 Juni 2024