.webp&w=3840&q=75)
Selasa, 24 Februari 2026
Diupload oleh : @Setir Kanan Creatives
Bagikan:
Sumber: Freepik
Membeli mobil bekas memang jadi solusi cerdas bagi kamu yang ingin punya kendaraan pribadi dengan harga lebih terjangkau. Namun, jangan sampai kamu lupa menyiapkan anggaran untuk perawatan setelahnya.
Setiap mobil bekas, sebaik apapun kondisinya, tetap butuh perawatan agar performanya kembali optimal. Oleh sebab itu, penting untuk menghitung estimasi biaya servis mobil bekas sejak awal agar keuangan tetap aman.
Supaya makin tenang saat memilih unit yang sehat, kamu juga bisa cek mobil pilihanmu di Setir Kanan karena unit yang tersedia sudah melalui proses kurasi ketat.
Mengapa Servis Awal Setelah Beli Mobil Bekas Itu Penting?
Banyak pemilik baru merasa mobil bekasnya masih halus dan nyaman saat dikendarai. Namun, test drive singkat belum tentu mencerminkan kondisi jangka panjang kendaraan.
Riwayat perawatan juga belum tentu jelas, bisa saja telat servis atau sering dipakai dalam kondisi berat. Servis awal penting untuk menetapkan titik nol dan mencegah biaya tak terduga ke depan.
Kalau ingin lebih aman, di Setir Kanan tersedia unit mobil bekas kondisi prima dengan tahun muda dan km rendah. Tersedia juga opsi pembiayaan fleksibel seperti DP 0% hingga cicilan mulai Rp70 ribuan per hari.
Cek stok mobil bekas nya sekarang dan hubungi tim Setir Kanan untuk konsultasi lebih lanjut secara gratis sesuai kebutuhanmu.
Bagaimana Cara Menghitung Biaya Servis Mobil Bekas dari Hasil Inspeksi?
Menghitung biaya servis mobil bekas tidak cukup hanya menebak angka dari pengalaman orang lain. Kamu perlu pendekatan yang lebih terstruktur supaya estimasi biaya benar-benar sesuai kondisi mobil yang kamu miliki.
Mulai dari Data, Bukan Perkiraan
Perhitungan biaya harus berdasarkan hasil inspeksi, bukan asumsi. Catat kondisi mesin, kaki-kaki, transmisi, kelistrikan, hingga interior mobil.
Kesalahan umum pembeli adalah langsung menanyakan total biaya ke bengkel tanpa rincian. Padahal, estimasi akan jauh lebih akurat jika kamu meminta detail biaya per komponen di rekomendasi bengkel mobil yang kamu percaya.
Dengan cara ini, kamu bukan hanya mendapat angka realistis, tapi juga punya dasar kuat untuk negosiasi harga mobil sejak awal.
Pisahkan Biaya Wajib dan Biaya Opsional
Setelah inspeksi selesai, kelompokkan pengeluaran menjadi dua prioritas utama:
1. Biaya wajib: Komponen keselamatan seperti rem, ban, oli bocor, atau masalah transmisi tidak boleh ditunda. Perbaikan ini langsung berpengaruh pada keamanan berkendara.
2. Biaya opsional: Perbaikan estetika seperti bodi lecet, upgrade audio, atau interior kusam bisa ditunda. Prioritaskan fungsi sebelum tampilan.
Kalau kamu ingin mobil yang minim biaya opsional sejak awal, coba cek stok terbaru di Setir Kanan karena unitnya sudah melalui kurasi kondisi.
Apa Saja Komponen Utama yang Wajib Diganti dan Biayanya?
Sebelum mulai menggunakan mobil bekas untuk aktivitas harian, ada beberapa komponen dasar yang sebaiknya langsung kamu ganti agar performanya kembali optima, antara lain:
1. Penggantian Oli Mesin dan Filter
Oli adalah komponen vital yang menjaga mesin tetap halus dan awet, jadi penggantiannya wajib dilakukan setelah membeli mobil bekas.
Biaya ganti oli berada di kisaran Rp500.000-Rp1.200.000, ditambah filter oli sekitar Rp50.000-Rp100.000 agar sirkulasi pelumas tetap bersih.
2. Kuras dan Ganti Cairan Radiator (Coolant)
Sistem pendingin yang sehat mencegah mesin overheat dan kerusakan besar di kemudian hari.
Biaya kuras radiator sekaligus penggantian coolant umumnya berada di kisaran Rp200.000-Rp400.000, tapi manfaatnya sangat besar untuk menjaga stabilitas suhu mesin.
3. Tune Up dan Pembersihan Throttle Body
Tune up membantu mengembalikan performa mesin agar responsif dan lebih irit bahan bakar.
Biayanya berada di sekitar Rp500.000-Rp1.000.000 di bengkel umum atau bisa mencapai Rp1.500.000-Rp3.000.000 di bengkel resmi dengan peralatan lebih lengkap.
Berapa Estimasi Biaya Kaki-Kaki, Ban, dan Transmisi?
Selain mesin, kenyamanan dan keselamatan berkendara sangat bergantung pada kondisi sistem penggerak dan kaki-kaki. Mengabaikan bunyi sekecil apa pun di area bawah mobil bisa berakibat pada biaya perbaikan yang membengkak di kemudian hari.
Oleh karena itu, penting bagi Sobat Setir untuk merinci estimasi biaya pada tiga sektor krusial berikut ini:
1. Perbaikan Kaki-Kaki yang Mulai Melemah
Jika mobil terasa limbung atau muncul bunyi dari bawah, kemungkinan komponen suspensi sudah aus. Penggantian shockbreaker bisa mencapai Rp2.000.000-Rp5.000.000 per pasang.
Sementara komponen kecil seperti bushing atau tie rod berkisar Rp500.000-Rp2.000.000.
2. Penggantian Ban untuk Keselamatan Optimal
Ban yang botak atau melewati batas TWI wajib diganti demi menjaga cengkeraman di jalan. Harga ban harian berkisar Rp700.000-Rp1.500.000 per buah sehingga satu set penuh biasanya membutuhkan dana Rp3.000.000-Rp6.000.000.
3. Perawatan dan Servis Transmisi Matic
Transmisi matic termasuk komponen dengan biaya servis mobil bekas cukup tinggi, sehingga perawatan rutin sangat penting.
Kuras oli transmisi berkisar Rp1.000.000-Rp3.000.000, sementara overhaul bisa mencapai Rp8.000.000-Rp20.000.000 jika kerusakan sudah berat.
4. Antisipasi Risiko Turun Mesin
Dalam kondisi terburuk, mobil bisa berisiko turun mesin akibat kerusakan internal. Biaya perbaikan ini umumnya berada di kisaran Rp7.000.000-Rp25.000.000 tergantung tingkat kerusakan dan jenis mobil.
Jadi penting memilih unit sehat sejak awal, misalnya dengan membandingkan pilihan di Setir Kanan sebelum membeli.
Faktor Apa yang Membuat Biaya Servis Mobil Bekas Berbeda?
Tidak semua mobil memiliki biaya perawatan sama. Ada beberapa faktor penentu:
1. Usia dan kilometer: Mobil di atas 100.000 km biasanya mulai membutuhkan penggantian komponen besar.
2. Populasi mobil: Mobil dengan populasi tinggi punya sparepart melimpah dan harga stabil.
3. Teknologi mesin: Mesin turbo atau diesel modern cenderung lebih mahal perawatannya dibanding mesin bensin konvensional.
Secara umum, mobil bekas usia menengah membutuhkan biaya sekitar Rp 10 juta per tahun. Dengan mengetahui angka ini sejak awal, kamu bisa merencanakan keuangan lebih aman dan tidak kaget saat servis.
Ingin Mobil Bekas yang Siap Pakai? Setir Kanan Solusinya!
Memahami rincian biaya servis mobil bekas sejak awal penting agar kamu tidak kaget setelah membeli unit. Dengan perencanaan yang tepat, punya mobil bekas jadi lebih aman dan nyaman untuk harian.
Kalau ingin lebih praktis, kamu bisa pilih mobil yang sudah melalui proses kurasi untuk menekan risiko servis awal.
Di Setir Kanan, tersedia berbagai pilihan mobil bekas harga cerdas, mulai dari city car irit hingga mobil keluarga populer seperti Daihatsu Ayla, Toyota Calya, dan lainnya yang mudah dirawat.
Nikmati juga cicilan mulai Rp70 ribuan/hari, plus promo DP 0%, cukup bayar 2x angsuran di awal untuk unit bertanda khusus. Punya mobil lama? Kamu juga bisa tukar tambah dengan proses praktis.
Yuk, cek stok unit sekarang dan konsultasi mobil gratis dengan tim Setir Kanan sesuai kebutuhanmu.
Tag Artikel:
Rekomendasi Artikel
Selasa, 24 Februari 2026
THR Cair! Beli Mobil Baru vs Bekas, Mana Lebih Untung?
Apa Itu Garansi Buyback Mobil Bekas di Setir Kanan? Ini Penjelasannya
Selasa, 24 Februari 2026
10 Kesalahan Servis Mobil Daihatsu dan Cara Menghindarinya
Jumat, 13 Februari 2026
10 Persiapan Mudik 2026, Ini Komponen Mobil yang Wajib Dicek
Selasa, 24 Februari 2026
11 Faktor Persetujuan Kredit Mobil Bekas yang Wajib Kamu Ketahui!
Selasa, 24 Februari 2026
Kapan Waktu yang Tepat Servis Mobil Bekas di Bengkel Resmi!
Senin, 10 November 2025
Informasi Terkini
Lihat semuaRabu, 26 Juni 2024
Nissan Serena e-Power Hadir di GIIAS 2024, Apa Saja Kelebihannya?
Selasa, 25 Juni 2024
SUV Bisa Selap-Selip, Kelebihan dan Kekurangan GWM Tank 500
Senin, 24 Juni 2024
Orang Terkaya di Vietnam Siap Mempertaruhkan Seluruh Uangnya Untuk EV Dream
Senin, 24 Juni 2024

